3 Tipe Kepribadian Seseorang Saat Mengelola Keuangan

3 Tipe Kepribadian Seseorang Saat Mengelola Keuangan

Hashtagoption – Pengetahuan tentang bagaimana cara mengelola keuangan yang baik bukan hanya harus dimiliki oleh seorang ekonom. Namun, masyarakat pun juga harus memilikinya. Tapi, apakah Anda mengetahui jika tipe kepribadian dari seseorang sebetulnya berbanding lurus dengan cara mereka mengelola keuangannya? Setiap tipe kepribadian dalam banyak hal dapat mempengaruhi cara mereka untuk mengelola pemasukan dan pengeluarannya. Ada beberapa tipe kepribadian yang harus Anda ketahui, termasuk dalam golongan manakah Anda?

Tipe Perencana

Kelompok tipe perencana dikenal begitu cermat. Bahkan, karena kecermatan yang mereka miliki, mereka termasuk golongan yang pas untuk mengelola investasi jangka panjang. Tak hanya untuk orang lain, mereka bisa mengelola keuangan untuk dirinya sendiri, sehingga seluruh kebutuhan di masa mendatang dapat terpenuhi. Dari sisi investasi, mereka sangat disiplin dan jeli untuk memantau perkembangan yang bersinggungan dengan investasi mereka.

Namun, tipe perencana ini memiliki kekurangan dalam investasi jangka pendek. Sehingga secara keseluruhan mereka memang lebih cocok untuk investasi jangka panjang.

Tipe Pelindung

Tipe ini akan berhati-hati mengelola keuangannya. Bahkan kehidupannya selalu berada di zona aman dan tak berada di jalur “awas”. Hal-hal seperti keuangan di masa depan sudah direncanakan dengan baik, biasanya mereka menyiapkan dana pensiun dari gaji yang diterima sekarang ini. Ketika ada sebuah hal yang booming, mereka yang memiliki karakteristik pelindung ini tak akan bergeming dan tak akan tertarik untuk membelinya. Bahkan mereka merasa sayang membelanjakan uangnya untuk hal-hal semacam itu.

Kepribadian ini sekilas terlihat sangat sempurna, namun dari sisi negatif, mereka tak berani mengambil risiko di bidang investasi, padahal bisa saja investasi yang penuh risiko tersebut terlihat sangat menguntungkan.

Tipe Penggembira

Tipe penggembira ini biasanya membelanjakan uangnya untuk kepuasan pribadi, dan tak memperdulikan, apakah hal yang mereka lakukan berisiko di masa mendatang atau tidak. Mereka hanya memikirkan, saat itu mereka harus bahagia, entah dengan belanja, makan di restoran mahal atau yang lain.

Sebenarnya, setiap tipe kepribadian pasti memiliki sisi positif atau pun negatif. Si pemilik kepribadian pun pasti sudah paham dengan kekurangan yang mereka miliki. Hal yang paling penting adalah dahulukan kebutuhan pokok, prioritaskan kebutuhan yang benar-benar penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *